Ngomeng Edisi Ke-4: PAITING!!!

Alhamdulillah Sabtu kemarin kegiatan Ngomeng berjalan lancar, meskipun hujan deras masih ada 8 peserta yang datang. Sayangnya kedua BB saya mati gara-gara kemasukan air dan buru-buru saya hidupkan (antisipasi kalau ada peserta yang mau menanyakan alamat atau nyasar). Apes dah! Tapi saya senang karena peserta dan volunteer tampak sangat menikmati kegiatan ini. Berikut adalah tulisan dari salah satu new comer, Angky, mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Ceritanya nggak kalah seru dari cerita si Mina di pertemuan yang lalu. Check it out!

Image

Sabtu, 21 Juni 2014

Hari rabu yang tamaram itu aku minta temenku Retno untuk nemenin pergi ke dokter gigi, karena udah dua hari ini gusiku bengkak. Entah kenapa yang namanya dokter gigi ini such a nightmare buat aku dan aku kebiasaan ditemenin orang tua kalo pergi ke the-place-so-called-dr.gigi itu. Tapi karena orang tua ada di Jawa dan gusiku makin parah jadi aku minta temenin si Retno untuk periksa. Saat sampai ke ruang dr. gigi tiba-tiba Retno bilang “Ki mau ikutan ga? bla bla bla bla bla yang ngadain mbak Nur Febriani Wardi authornya Haram Keliling Dunia lho” Tanpa basa basi aku langsung jawab “Ah serius, oke mauuu dong, kapan tuh?”

“Sabtu jam 2 siang ki” kata Retno . Sebenarnya yang dia bilang di pertengahan aku nggak terlalu mendengarkan karena lagi sibuk membayangkan bor atau sesuatu yang aneh-aneh yang bakalan dimasukin dokter ke mulut aku biar buat gusiku kempes. Tapi entah kenapa waktu kata-kata author buku Haram Keliling Dunia langsung terdengar jelas di kupingku dan nggak perlu mikir dua kali untuk datang ke acara tersebut.

Aku selalu impressed dengan orang-orang yang bisa menuangkan pengalaman travelling, pemikiran, atau cerita kehidupan sehari-hari sekalipun ke dalam sebuah tulisan especially  dalam sebuah buku dan dibaca oleh orang lain. Jadi kalo ada ajakan buat ketemu author buku apalagi buku traveling, it’s a big yes for me.  Aku sendiri suka banget ngumpulin buku traveling, suka banget traveling, dan juga suka nulis. I kind of hoping someday I could be like one of those people, write my own story. Acara yang ada di pikiran aku saat itu adalah mbak Nur Febriani dengan jumawanya bakalan ngebagi pengalaman travelling dan S2nya di Belanda, Kalo beruntung aku juga bisa diajarin cara nulis buku dan publish tulisan ke penerbit. Yeeeaayy. So excited

Hari sabtu jam 1 aku setengah berlari ke stasiun UI sehabis pulang les untuk ketemuan sama Retno di St. Pasar minggu. Waktu sampe di st. pasar minggu tiba-tiba turun hujan deras. Tapi walaupun begitu kami tetap semangat 45 buat datang ke acaranya Mbak Nur Febriani ini. Keluar dari stasiun langsung disambut oleh abang-abang ojek lengkap dengan jas hujan dan helmnya serta adek-adek yang menawarkan jasa ojek payung.  Melewati mereka semua dengan muka yang udah setengah basah aku dan Retno langsung menuju ke terminal buat nyari kopaja 614. Tapi setelah nanya sana sini sambil diterjang hujan dan angin yang menggebu-gebu sampe-sampe payung kita jadi kebalik menhadap keatas akhirnyyyaaaa…… kita nggak nemu juga kopaja yang bernomor 614 itu. Karena rambut makin lepek, baju makin basah, dan jam menunjukan pukul 1.30 kita memutuskan untuk naik taksi.

Waktu di taksi aku menanyakan sejumput pertanyaan ke Retno “Kemangnya di mana si no”

Kata dia “ Di Yayasan Balita Sehat” aku bingung, yang ada di bayanganku itu acaranya ada di toko buku.

“Acaranya ngapain aja No?”

“Nanti tuh kita komunikasi gitu sama bule-bule, sesi pertama dibacain artikel trus dibahas trus dibagi tiga grup gitu sama bule-bulenya”

Aku makin melongo dan makin bingung.“Kok ada bule sih No?”

“Lahh emang, kan gue udah bilang, lu mah nggak nyimak si kalo gue ngomong” kata dia sedikit manyun

 “Kirain gue bedah bukunya Haram Keliling Dunia”

Sebenarnya Bahasa Inggrisku kalo mau dibilang bagus enggak juga, tapi enggak jelek juga. Aku juga sedikit banyak berhubungan dengan bule kalo lagi travelling dan banyak menggunakan bahasa Inggris buat baca artikel dan buku atau nonton film. Tapi kalau ngobrol sama bule kadang kebanyakan mikir, ini grammarnya bener apa engga ya, ini kosakatanya bener nggak ya, jadi kadang nggak PD sendiri apalagi di depan orang banyak. Dan entah kenapa saat itu aku jadi super nervous buat datang ke tempat acara tersebut.

Ini udah terlambat buat puter balik ke Depok ya. Apa entar aku pura-pura pingsan keracunan air hujan aja di sana ya? Atau pura-pura diculik aja sama abang sopir taksi berotot berkaca mata hitam ini ya. Ah gimana dong.

***

Akhirnya setelah menempuh perjalanan kira-kira duapuluh menit sampe juga aku dan Retno ke tempat acara.  Beneran ada tiga bule loh di sana. Ternyata nama acara ini adalah Ngomeng dan aku disambut ramah oleh mbak Nur Febriani Wardi. I finally meet her in person.

Di sana udah ada tiga bule, satu cewe dan dua cowo dan tujuh participants lainnya. Kita duduk melingkar di salah satu ruangan di Yayasan Balita Sehat itu. Ternyata yang dibilang Retno bener ada 3 sesi dalam acara itu. Pertama bule yang namanya Hillary, bule America yang kece ini ngebacain artikel dengan tema World Cup dan General Election di Indonesia. Aduh mana aku nggak begitu ngerti kedua tema itu lagi. Kalo nonton bola orang-orang treak-treak ngeliatin pertandinganya kalo aku treak-treak kalo ada pemain ganteng yang di zoom. General Election  juga nggak terlalu ngerti perkembanganya. Kita dikasih kesempatan buat ngomongin pendapatnya tentang dua topik tersebut berdasarkan  artikel yang udah dibaca Hillary.

Memasuki sesi kedua kita dibagi kedalam 3 kelompok untuk ngebahas tema besar kita hari ini yaitu internet. Tapi entah kenapa aku kebanyakan membelokan tema menjadi hal-hal yang aku interest seperti ketika ada pertanyaan ini “What website you visit the most?” Wanita berkerudung sebelah aku jawab ‘Youtube’. Trus aku nimpalin iya Youtube bagus apalagi buat  buka acara-acara yang nggak diputer di Indonesia seperti Ellen Show. Aku juga bilang kalo aku penggila serial America seperti serial TV How I Meet Your Mother dan Games of Throne. Eh si bule yang bernama Felix dari Inggris yang accentnya ala-ala Sherlock Holmes ini juga suka dengan salah satu serial Games of Thrones jadi kita ngebahas itu. Selanjutnya waktu ngbrol sama Hillary jatuhnya aku malah promosi toko kue ku di Online karena temanya online Shop. Dan aku memperagakan gimana bahasa orang Indonesia kalo jualan di Online shop. Ya sistaa mampir dulu  ya sissst. Haha. Dan dengan bule terakhir yang bernama Tim ini ujung-ujungnya ngomongin kita malah ngomongi travelling.

Sesi ketiga kita sebenarnya seperti review dan kembali ngomongin Presidential Election dan World Cup. Setelah itu diberi waktu buat ngomongin pendapatnya tentang acara ini. Buat aku yang tadinya salah kira tentang acara ini akhirnya malah enjoy banget and I had a really good times. Selain nambah teman dan pengetahuan dengan ikut acara ini juga ngelatih keberanian buat ngebahas sebuah tema dengan bahasa Inggris. Nggak nyesel kalo tadi nggak jadi pura-pura pingsan. Haha!

Setelah acara selesai si Mina yang nulis di kolom sebelumnya ngadain semacam stand up comedy dadakan. Dia cerita gimana polosnya dia waktu datang wawancara ke Kedubes Turki dan dia Cuma tau satu kata  dalam bahasa Inggris yaitu Paiting (fighting). Dan gimana dia pertama kali masuk ke bioskop, pertama kali liat Jakarta dari rooftop apartemen dan hal-hal polos dan konyol lainya. Tapi yang paling berkesan buat aku pribadi si cerita dia yang yang ini “Dulu waktu semester satu aku suka datang ke bandara dan liat pesawat trus poto-potoin dan bilang ke temenku kalo semester 8 aku bakalan naik pesawat”  Sekarang beneran  dia udah bolak-balik Jakarta 7 kali. Yang bisa aku petik dari cerita-cerita Mina dengan minimnya bahasa Inggrisnya dan yang lainya, kita tetetp bisa jadi apa yang kita mau asal kita punya impian dan kemauan. Menurut Mina, dia bisa datang ke Jakarta bahkan sebentar lagi akan berangkat ke Cina karena dapet besasiwa S2 di sana, karena sebelumnya dia udah pernah memikirkan akan hal itu. And it really happened. Jujur aja aku impressed dengan yang dicapai oleh Mina dan menjadi ikut termotivasi. Dan aku berharap cita-citaku buat travelling keliling dunia dan menuliskan ceritanya di sebuah buku seperti Mbak Nur Febriani Wardi suatu hari bisa kesampean karena sekarang hal itu yang sedang aku pikirkan dan usahakan. seperti kata Mina aku harus selalu : PAITING!

See I got a lot of lesson dari ikutan acara Ngomeng sesi 4 ini, much more than I could ever imagine. Dan aku merasakan betapa menyenangkanya ketemu orang-orang baru dari berbagai negara dan latar belakang, dan juga belajar dari pengalaman mereka. Worth it banget deh acaranya. Thank you everyone yang udah dateng, especially Mbak Nur Febriani Wardi yang udah ngadain acara ini. Can’t wait for the next session

Image

 

Image

 

Image

 

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s