Berbagi Proses Menulis Buku: Kebingungan

Setelah fase excitement berbunga-bunga karena Gramedia telah menyetujui untuk menerbitkan bukuku, kini tibalah masa kebingungan. Menyadari bahwa tulisanku ternyata baru 60-70 persen dari ketebalan buku yang ideal. Menyadari bahwa mendapatkan endorsement yang murni itu tidak gampang. Menyadari bahwa menemukan proof reader itu tidak mudah sama sekali. Menyadari bahwa editor mulai mengejarku, setelah dulu aku yang mengejarnya.

Untungnya aku mendapatkan ilustrator yang bekerja baik denganku untuk mendesain cover buku yang sesuai dengan mauku. Namun sayangnya, tidak mudah menemukan endorser yang mau membaca tulisan kita dengan sungguh-sungguh, juga belum kutemukan proof reader yang sempat membaca dan memberikan masukan. Ughh nasib penulis pemula.

Jujur aku bingung mau nulis apa lagi. Yang ada di benakku sekarang adalah menulis tentang Pompeii, sebuah kota Romawi yang terkubur ribuan tahun lamanya. Kemudian menulis tentang Pulau Corfu di Yunani, tapi belum kudapatkan angle yang menarik untuk membahasnya. Kemudian menambahkan tentang cerita pengemis di Blue Mosque, Turki. Lalu apa lagii?? Apakah aku tambahkan cerita-cerita tentang pengalaman kuliah di Belanda, tapi rasanya kok kurang match dengan Haram Keliling Dunia. Tapi bukankan pengalaman di Belanda itu juga merupakan bagian dari misiku keliling dunia? Hmm… bingung.

Ahh, ternyata menjadi penulis tidak gampang. Ditagih editor pada saat tidak mood menulis itu sungguh membingungkan. Aku jadi sangat-sangat menghargai Alberthiene Endah dan Dee yang menulis banyak buku bagus dan berkualitas.

Aku “melaporkan” ini sebelum aku kembali merangkai naskahku. Hari ini aku menghukum diriku sendiri karena sudah 1 bulan tidak produktif menulis. Tidak boleh kemana-mana, tidak boleh makan apa-apa (puasa soalnya:), aku HARUS menulis.

10 thoughts on “Berbagi Proses Menulis Buku: Kebingungan

  1. semangat!!! febri pasti bisa….bayangkan akan banyak org yg menunggu tulisan febri mungil, yg mengantri minta ttd…ayoo feb..buktikan kamu BISA!!!

  2. Go go go F!GHT.. !!
    ayo mbak.. selesaikan bukunya..
    kita tebarkan virus haji muda.. saya juga mau lho nulis endorsment utk bukunya hehe..

    kemarin saya jg sampai belain ikut workshop menulis utk menulis buku tentang haji muda.. tapi ya gitu.. gak selese2 hehe

    eh ada juga pengalaman luar biasa, Peci dari Makkah di blog saya..
    http://themursidcompany.blogspot.com/2012/05/peci-dari-makkah-skenario-allah-yang.html

    benar benar tak terjangkau oleh akal kita Kekuasaan Allah..
    btw boleh dong saya diemail alamat email mbak Febri..

    maturnuwun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s